Kemendikbud Ristek Visitasi Penyatuan STKIP dan STIKes, Wujudkan Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah Kuningan

Kuninganglobal.comVisitasi Lapangan Penyatuan 2 PTMA antara STKIP Muhammadiyah Kuningan dan STIKes Muhammadiyah Kuningan yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai wujud transformasi menuju Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan), pada hari Jumat (16/02/2024).

Visitasi lapangan dilaksanakan di kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan menghadirkan Tim Asesor diantaranya Dr. Dhany Rahmawan, S.H., M.Hum. (Universitas Trisakti), Barbara Gunawan, S.E., M.Si., Ak., CA. (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), dan Dr. Ika Lestari, S.Pd., M.Si. (Universitas Negeri Jakarta).

Pelaksanaan visitasi lapangan yang disoroti Tim Asesor adalah aspek hukum, aspek program studi, aspek keuangan, dan aspek sarana prasarana.

Dalam kegiatan ini pun dihadiri oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, kepala dan staf fungsional Kelembagaan (LLDIKTI Wilayah IV), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.

Tentunya visitasi dihadiri BPH STKIP dan STIKes, Pimpinan STKIP Muhammadiyah Kuningan, Pimpinan STIKes Muhammadiyah Kuningan, Lembaga-lembaga yang memiliki peran dalam visitasi lapangan. Begitupun para calon Ketua Program Studi baru seperti Ilmu Hukum, Manajemen, Peternakan, Sistem Teknologi Informasi dan Fisioterapi.

Visitasi yang dilaksanakan hari ini, Jumat (16/02/2024) merupakan proses terakhir yang menjadi tindak lanjut dari tahapan-tahapan sebelumnya yaitu seleksi, mendapatkan hibah, akselerasi merger, pembinaan oleh evaluator selama 4 kali secara berjenjang, upload dokumen-dokumen pada sistem (Website Siaga) sebagai langkah transformasi Sekolah Tinggi menuju Universitas yang kemudian hanya tinggal menghitung waktu terbitnya Surat Keputusan (SK) status Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan).

Dalam sambutan Direktorat Kelembagaan menyampaikan, “STKIP Muhammadiyah Kuningan dan STIKes Muhammadiyah Kuningan adalah kampus pertama yang mengikuti akselerasi merger dua Perguruan Tinggi Muhamamdiyah Aisyiyah menuju Universitas oleh Badan Penyelenggara yaitu Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” tegas Miftahul Jannah.

Baca Juga:  Peringati Bulan Bahasa, SMANCIL Gelar Lomba Baca Puisi GRATIS

Majelis Diktilitbang menjadi salah satu yang diberikan mandat oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengelola Perguruan Tinggi, sedangkan pengelola pada level perguruan tinggi ada pada Badan Pembina Harian (BPH).

Perubahan status dari Sekolah Tinggi menuju Universitas merupakan impian dari STKIP Muhammadiyah Kuningan dengan penambahan program studi baru Ilmu Hukum, Manjemen dan Sistem Teknologi Informasi. Begitupun STIKes Muhammadiyah Kuningan dengan program studi baru Peternakan dan Fisioterapi.

Begitupun ungkapan yang disampaikan Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd., “dengan merger antara STKIP dan STIKes menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas, tidak sekedar Kabupaten akan tetapi juga pada level Provinsi, Nasional, bahkan Internasional,” tuturnya.

“Apalagi dengan bertambahnya program studi baru yang bisa merespon kebutuhan pasar bahkan ketercukupan Sumber Daya Manusia (SDM) dan fasilitas untuk peningkatan kualitas pendidikan pada level daerah maupun nasional. Harapan besar setelah pelaksanaan visitasi sebagai tahapan terakhir, Surat Keputusan segera turun dan dua PTMA ini sudah menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan,” tambahnya.

Setelah menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan yang pastinya akan dibangunnya fasilitas baru seperti ruang kelas, laboratorium, fasilitas olahraga karena kebutuhan akan terus meningkat dengan seiring animo masyarakat untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan. (Deliya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *