Dosen PGSD Menjadi Salah Satu Fasilitator Madrasah Se- Kab. Kuningan

Walapatra.com –  Irfan Fajrul Falah, M.Pd, dosen Prodi PGSD STKIP Muhammadiyah Kuningan mendapat kesempatan menjadi fasilitator madrasah se- Kabupaten Kuningan melalui Program MEQR (Madrasah Education Quality Reform), yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dari 37 peserta yang mengikuti seleksi pada bulan Agustus lalu, hanya 4 peserta yang mendapat kesempatan menjadi fasilitator madrasah.  Selain Irfan Fajrul Falah, 3 peserta lainnya yang menjadi fasilitator adalah mereka yang berprofesi sebagai pengawas di Kemenag Kuningan.

Keempat fasilitator nantinya akan mensosialisasikan program atau melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) kepada seluruh madrasah yang terdiri dari 100 madrash di Kuningan, yakni mencakup MI, MTs, dan Aliyah/MAN baik swasta atau negeri yang ada di Kuningan.

Tujuan Kemenag melaksanakan program ini adalah, meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah di lingkungan Kementrian Agama.

Irfan biasa disapa Iponk berharap, dari keterlibatannya sebagai fasilitator dapat meberikan konstribusi dan meberikan informasi serta pengetahuan yang berkaitan dengan sistem E-RKAM (Rencana Kerja dan Anggraan Madrasah berbasis Elektronik), yang merupakan komponen MEQR tahun implementasi 2020, ungkap Iponk kepada Walapatra.com (26/9)

Dari seleksi yang dibuka baik oleh Kemenag pusat, Provinsi dan tingkat Kabupaten, Irfan Fajrul Falah lebih memilih mengikuti seleksi di tingkat kabupaten. Program ini juga merupakan program kerjasama antara Kemenag dan Word Bank dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Selain itu, Irfan juga membeberkan tahapan program selama 4 tahun kedepan, yaitu tahun pertama akan menerapkan sistem E-RKAM, tahun kedua penerapan sistem penilaian hasil belajar, tahun ketiga kebijakan dan pengembangan profesi berkelanjutan bagi guru madrasah dan tenaga kependidikan, dan di tahun keempat penguatan sistem kualitas mutu pendidikan. [gun]

Baca Juga:  Koalisi Organisasi Pendidikan Tolak RUU Cipta Kerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *