Opini  

Pembelajaran Daring Meningkatkan Prestasi Siswa atau Menurunkan Prestasi Siswa?

Kuninganglobal.com – – – Hampir 2 tahun pandemi covid 19 melanda Indonesia banyak sektor-sektor yang terdampak dari pandemi covid 19, semua kegiatan dilakukan dirumah untuk mencegah penyebaran virus Corona. Salah satu contoh yang terdampak di sektor pendidikan yang mana mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring.

Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan jarak jauh dengan menggunakan koneksi internet. Tentu ini menjadi tanggung jawab besar bagi orang tua karena anak yang biasanya belajar di sekolah dibimbing oleh gurunya namun saat pandemi ini orang tua lah yang berperan dalam menggantikan guru.

Guru memberikan materi pembelajaran melalui WhatsApp, platform, aplika pembelajaran dan masih banyak lagi, tentu guru juga memberikan evaluasi pembelajaran pada siswa baik itu evaluasi pembelajaran berbentuk tes maupun non-tes. Evaluasi pembelajaran adalah proses untuk mendapatkan informasi atau data untuk menentukan sejauh mana siswa paham materi dan apakah pembelajaran telah berjalan dengan baik atau tidak.

Banyak fenomena dipembelajaran saat pandemi ini dimana guru memberikan evaluasi pembelajaran kepada siswa namun banyak sebagian siswa yang dikerjakan oleh orang tua nya, dan ketika orang tua mempercayai anaknya untuk belajar sendiri dan memberika handphone nya kepada anak, anak bukannya untuk belajar namun untuk bermain game. Ini merupakan menjadi permasalahan besar dalam prestasi siswa, jadi apakah pembelajaran daring meningkatkan prestasi siswa atau menurunkan prestasi siswa?

Tentu bisa jadi menerunkan prestasi siswa dimana siswa merasa bosan akan pembelajaran daring dan mengakibatkan rasa malas pada siswa tersebut, namun juga bisa meningkatkan prestasi siswa jika orang tua dan guru saling berkerjasama dalam membimbing anak nya. Maka dari itu perlunya peran orang tua dan guru yang sangat penting untuk meningkatkan prestasi siswa.

Baca Juga:  Gelar Hanyalah Selembar Kertas, Pendidikan yang Sesungguhnya Terlihat Dari Perilaku

Oleh: Novianti Dwi Cahyani, mahasiswi PGSD 3B STKIP Muhammadiyah Kuningan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *