News  

Semangat Nasonalisme dalam Membangun Giroh Mahasiswa

Kuninganglobal.com — Dalam memperingati hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November HIMA PGSD STKIP Muhammadiyah Kuningan mengadakan kajian bertema kepahlawanan yang diisi oleh bapak Yogi Prayudi S.Pd selaku wakil kepala bagian kemahasiswaan dan alumni.

Hari pahlawan, dilihat dari sejarah diperingati oleh peristiwa pemberontakan arek-arek suroboyo yang mempertahankan bendera merah putih, atas dikibarkannya bendera merah putih biru saat Indonesia telah menyatakan kemerdekaannya, dari peristiwa tersebut menginisiasi berkumpulnya pemuda Surabaya tanggal 10 November 1945 yang melakukan pertempuran terhadap pemerintah belanda, dari peristiwa 10 November tersebut hingga kini diperingati sebagai hari pahlawan.

Untuk menjadi seseorang yang memiliki pribadi yang baik dan bisa menjadi pemimpin di masa depan, kita diperlukan mempunyai sosok idola atau panutan yang mampu membuat kita termotivasi dan terdorong untuk bangkit berubah menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Menjadi seorang pemimpin memang tidaklah mudah, karena di era sekarang kita dihadapkan dengan tantangan serta permasalahan yang ada baik budaya, sosial, politik maupun agama.

Dalam menghadapi tantangan global ini, kita harus mempunyai sosok panutan yang bisa mempengaruhi kita menjadi baik dalam bertindak, selain itu kita juga harus menggali sumber informasi lebih luas mengenai informasi yang ada. Di era sekarang kita dituntut untuk bisa memahami teknologi yang ada, karena ini menjadi dasar kita untuk bisa bersaing dalam berbagai bidang.

Karena sosok pemimpin itu ketika berada di depan itu menjadi pemimpin, ketika berada ditengah sebagai penggerak dan ketika berada di belakang sebagai pendorong. Karena pemimpin yang berkharismatik itu pemimpin yang bijaksana dan tidak otoriter, jadi bisa disebut pemimpin itu adalah seni mempengaruhi.

Kita juga di tuntut untuk bisa memahami politik, sebagai generasi muda sudah seharusnya kita mempelajari dan memahaminya. Mengapa ini penting? Karena pendidikan politik dapat meningkatkan pengetahuan serta mendorong kita untuk memaksimalkan partisipasi aktif dalam kegiatan berpolitik.

Baca Juga:  Hima Paud STKIP Muhammadiyah Kuningan Gelar Mumas

Berpolitik ini tidak hanya terbatas dalam kegiatan pemilu maupun pilkada saja, tetapi memiliki arti yang lebih luas. Contohnya permasalahan dalam bidang perekonomian, kita harus mampu menganalisis sumber permasalahan dari segi politik, berkenaan dengan apa yang menyebabkan masalah perekonomian tersebut, sehingga kita bisa mengetahui langkah apa yang harus di ambil dalam mengatasi permasalahan itu dan merubah keadaan menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya. (dudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *