Open Recruitment Komisariat Abdul Malik Fadjar Cabang Kuningan

Kuningan, Walapatra.com — Tanpa disadari manusia sudah terlibat dalam organisasi dan menggunakan komunikasi sejak dalam kandungan. Organisasi dan organisasi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan mungkin tidak banyak yang menyadari dominannya peran organisasi

dalam kehidupan itu, misalnya manusia dilahirkan dalam kelompok yang terorganisir dan konteks yang paling luas yaitu sebagai warga negara dalam sebuah negara.

Organisasi banyak jenisnya seperti, organisasi politik, organisasi sosial, organisasi mahasiswa, organisasi olahraga, dan organisasi kenegaraan. Organisasi mahasiswa adalah organisasi yang beranggotakan mahasiswa yang dalam hal ini dapat berupa organisasi intra maupun ekstra kampus.

Banyak sekali organisasi mahasiswa yang sudah berdiri di Indonesia, mereka bergerak dengan tujuan serta ideologinya masing-masing, seperti, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan lain sebagainya. Setiap organisasi yang disebutkan atau bahkan yang belum disebutkan ini tentunya memiliki Tujuan yang sama yaitu membangun Indonesia yang adil dan makmur dengan mengharap ridho Tuhan Yang Maha Esa. Dari sekian banyaknya organisasi yang ada tentunya tidak akan bisa berjalan kalau tidak adanya kader – anggota yang menjalankan roda organisasi.

Maksud dan tujuan Open Recruitment dari kami sebagai Kader – Anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Abdul Malik Fadjar Cabang Kuningan membuat tulisan ini mengajak teman-teman mahasiswa untuk ikut bergabung untuk belajar bersama-sama, sama-sama kita belajar keIslaman dan KeIndonesiaan.

Lalu mungkin teman-teman terbesit pertanyaan, mengapa sih kita mesti masuk organisasi HMI,,?.

Himpunan Mahasiswa Islam merupakan organisasi yang fokus pada perkaderan dan salah satu organisasi yang telah banyak memberikan sumbangsih terhadap bangsa Indonesia. Himpunan Mahasiswa Islam merupakan organisasi tertua dan terbesar di Indonesia yang berdiri pada 14 Rabiul Awal 1366 H atau bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947 M yang bertempat Yogyakarta. Pendirinya diprakarsai oleh Lafran Pane

Baca Juga:  MAKRAB HIMA PG-PAUD wujudkan Refreshing diri dalam Edukasi

bersama 14 orang lainnya yaitu, Karnoto Zarkasyi (Ambarawa), Dahlan Husein (Palembang), Siti Zainah (Istri Dahlan Husaen, Palembang), Maisaroh Hilal (Cucu pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan, Singapura), Soewali (Jember), Yusdi Ghozali (Semarang, juga pendiri PII), M. Anwar (Malang), Hasan Basri (Surakarta), Marwan (Bengkulu), Tayeb Razak (Jakarta), Toha Mashudi (Malang), Bidron Hadi (Kauman Yogyakarta), Zulkarnaen (Bengkulu), Mansyur (Sitompul, 2015: 9).

Himpunan Mahasiswa Islam telah melahirkan tokoh-tokoh hebat seperti: Nurcholish madjid, Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Anies Baswedan, Anas Urbaningrum, Abraham Samad dan masih banyak lagi tokoh lainnya yang telah berkontribusi menularkan pemikiran tentang keIslaman dan keIndonesiaan. Di sisi lain, sejak Indonesia merdeka sampai hari ini, birokrasi dan roda pemerintahan rata-rata di isi oleh alumni aktivis organisasi mahasiswa. Mereka banyak menempati posisi strategis yang meskipun tidak sesuai dengan jurusannya, sebab karakternya terbentuk dari organisasi. Kematangan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu mengantarkan dirinya

bisa berkarya dan mengabdi dalam bidang apapun. Proses dalam organisasi membuat waktunya terkuras memikirkan bangsa dan negara dari berbagai aspeknya. Baginya hal yang terpenting adalah menumbuhkan kualitas diri dan kepekaan terhadap persoalan umat dan bangsa.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sebagai organisasi mahasiswa Islam yang lahir dua tahun setelah Indonesia merdeka yaitu tahun 1947. Artinya hampir seumuran Republik Indonesia. Sejak itu HMI membuktikan kiprahnya mengawal bangsa Indonesia sampai hari ini. HMI telah menempatkan profesionalisme lembaga sebagai ujung tombak perkaderan. Dalam keanggotaan HMI tidak mengenal suku, ras dan keluarga, setiap

mahasiswa Islam yang ingin menjadi bagian dalam keanggotaan HMI wajib mengikuti Latihan Kader I (Basic Training).

Pelatihan merupakan syarat mutlak dalam mengawali proses perkaderan, demi melanjutkan estafet perkaderan Himpunan Mahasiswa Islam.

Baca Juga:  Miftahul Fitriansyah Dilantik Ketua Hima PJKR 2021 - 2022

Kami ucapkan selamat datang sebagai mahasiswa baru dikampus yang ada di seluruh Indonesia khususnya STKIP Muhammadiyah Kuningan. Salam hangat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah terdaftar dan diterima di perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Kuningan dari kami selaku Kader – Anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Abdul Malik Fadjar.

Mari bergabung bersama kami dengan cara mendaftarkan diri pada halaman :

https://bit.ly/FormulirPendaftaranAnggotaMudaHMIAMF

Setelah mendaftarkan diri teman-teman bisa bergabung di group Whatsapp dengan link tautan :

https://chat.whatsapp.com/BTcDrXIC69c0MrIqykc9qx

atau bisa menghubungi :

08997334856 – Prima Salman H H (Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan Prodi PJKR)

085607666369 – Nurohman (Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan Prodi PTIK)

081224445615 – Delia (Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan Prodi PGSD).

Kami tunggu kehadiran teman-teman untuk nantinya kita sama-sama belajar, belajar bersama-sama dan kami bersedia menyeduhkan secangkir kopi hangat untuk bertabayyun diiringi dengan berdiskusi, karena di HMI kita akan saling mendekap dengan Ilmu, saling menguatkan dengan Iman, saling menegur dengan pengetahuan dan berteman melebihi saudara.

Mari Berproses, Mari Berhimpun, Mari Ber HMI.

Prima Salman H H (Kabid PTKP HMI Komisariat Abdul Malik Fadjar)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *