Tampilkan 100 penyaji, Beginilah Pameran Karya Seni “Serupa Laut Manusia”

Kuninganglobal.comEstetika tak mampu sekedar dimaknai oleh kata-kata. Bagi insan yang mencipta, sebuah karya hadir sebagai perwujudan dari rasa yang nyata. Sedangkan bagi para pecinta, estetika seringkali berkaitan tentang bagaimana keotentikan karya itu mampu menggugah jiwa manakala dinikmati oleh mata.

Ini bukanlah perihal menilai suka atau tidak suka. Semakna tapi tak sama, selaras tapi tak seiras. Pameran yang bertajuk “Serupa Lautan Manusia” yang diselenggarakan di STKIP Muhammadiyah Kuningan dan terbuka untuk umum, pada Rabu (27/12/2023).

Kegiatan ini hadir sebagai perwujudan nyata bahwa manusia sebagai makhluk sempurna yang mampu melahirkan karya-karya dahsyat dengan mengambil peran sebagai perupa.

Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Dr. Nanan Abdul Manan M.Pd, saat sambutan beliau memberikan pesan, “jadilah manusia unik dan tidak mudah terkenal sebab manusia yang dikatakan unik ialah istimewa dan tidak mudah dibaca oleh orang lain,” tuturnya.

Dihadiri pula oleh Ketua Prodi PGSD, Agus Saeful Anwar, M.Pd, Ketua Prodi PGPAUD, Erik, M.Pd, Ketua Prodi PBSD, Fahmi Rakhman M.Pd, begitupun dosen yang mengampu mata kuliah Seni Rupa dan juga mahasiswa/i STKIP Muhammadiyah Kuningan serta khalayak umum.

Tak ada yang mudah dalam proses mencipta suatu karya. Tentunya, ada peran sosok-sosok hebat yang sudah berjaya dan mendedikasikan ilmunya, seperti: Fahmi Rakhman M.Pd, Aji Nurhamzah S.Pd. M.Pd, dan Andi Rohendi S.Pd. M.Pd.

Dengan nama kegiatan Rupa Exhibition menampilkan 100 penyaji yang terbagi ke dalam 3 kategori serupa, yakni berupa lukisan sebanyak 67, kriya sebanyak 85 dan photografi sebanyak 17. Tujuan dilaksakannya pameran seni rupa adalah sebagai praktek Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Seni Rupa.

Pameran seni ini juga dihadirkan untuk mengintegrasikan semangat pada bidang ruang seni. Tentunya sebagai tempat pertemuan bagi seniman dan pencinta seni untuk bertukar ide, pengalaman, dan inspirasi.

Baca Juga:  Mahasiswa PBSD STKIPMKu Lakukan Kunjungan ke Tempat Pengrajin Alat Musik Tradisional, Angklung Buncis

“Pameran tersebut menjadi suatu persembahan dari bukti nyata adanya implementasi makna estetika yang menjalin kolaborasi antara dua program studi, yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester III dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) semester V STKIP Muhammadiyah Kuningan,” pungkas Dewi selaku Ketua Pelaksana.

Tidak hanya mempersembahkan seni rupa saja, melaikan terdapat screening film “Si Oyik” Produksi Rabu Malam Production yang kemudian adanya sesi diskusi terkait pembahasan proses kreatif pembuatannya, ide atau gagasan yang ingin disampaikan untuk penonton dari film tersebut, seputar perfilman di wilayah kampus dan kuningan, rencana Rabu Malam Production untuk ke depannya, serta Music perform yang menampilkan live akustik dari mahasiswa PGSD & PG PAUD.

Penulis: Deliya, Dewi dan Wini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *