Global  

Pimda 143 TS: Hadapi Era Perubahan dengan Mempertebal Akidah Ruhaniah

Kuningan, Walapatra.com — Pengajian rutin Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kuningan yang biasa di gelar setiap akhir bulan, kali ini dipindah pada awal bulan. Yang seharusnya dilaksanakan pada akhir September, pada kali ini dilaksanakan di awal oktober yakni Jum’at, (02 Oktober 2020) belum lama ini, dengan dalih banyaknya agenda sehingga pengajian dengan terpaksa diundur.

Tanpa mengurangi nilai esensi dari pengajian tersebut, pengajian yang dilaksanakan di Masjid Kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan, tetap berlangsung meski dalam kondisi pandemi. Hal ini mencerminkan keseriusan Pimda 143 Tapak Suci Kabupaten Kuningan dalam mencetak kader persyarikatan yang tidak hanya jago beladiri saja namun juga rohaninya terisi dengan materi-materi agama.

Sehingga apa yang menjadi moto Tapak Suci yakni “dengan iman dan akhlak saya menjadi lemah, tanpa iman dan akhlak saya menjadi kuat” akan benar-benar terealisasi karna tidak hanya belajar gerakan saja namun juga rohaninya pun kita di isi.

Bulan sebelumnya, pengajian bulanan diisi oleh Ustad Dadan Rohmatul Lc, yang merupakan anggota Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan. Namun pada pengajian bulan ini ada yang berbeda karna di isi langsung oleh Ketua Umum IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Pengurus Kabupaten Kuningan. Dr. Ukas Suharfaputra, SP.,MP. yang juga menjabat Kepala Dinas Pertanian di Kabupaten Kuningan.

Selain itu, pengajian kali ini tidak hanya dihadiri oleh siswa atau anggota Tapak Suci, Namun dihadiri juga dari perwakilan Pemuda Muhammadiyah, Kokam, IPM, IMM, Nasyiatul Aisyiah, dan juga Pendekar Kehormatan Tapak Suci, yakni Drs. Arief Yani, MM.

Dalam sambutanya ketua Pimda Hermawan, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan pengajian ini, yang awalnya hanya untuk anggota dan pengurus saja, “Alhamdulillah pada kesempatan ini dan mungkin untuk kedepanya dapat terus berkolaborasi dengan mengundang ortom dan AUM yang ada di kabupaten Kuningan.

Baca Juga:  Ketibaan Pimpinan dan Peserta KKN STKIPMKu di Bandara KUL Malaysia Sekaligus Kunjungan ke SIKL

Hermawan juga menyampaikan permohonan maaf karena Dewan Pelatih Pimda 143 Tapak Suci Empi Adrapi, M.Si, tidak dapat hadir dikarenakan sedang mendapat tugas dari Pimpinan Wilayah VII Tapak Suci Jawa Barat untuk melantik Pimda Bekasi.

Ketua Pimda yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua 2 Bidang Keuangan dan SDM, berharap bahwa pengajian rutin TS Kuningan bisa menjadi wadah dalam meningkatkan ketebalan akidah dan ruhaniah, tidak hanya berlatih tentang fisik saja, tegasnya.

Dr Ukas Suharfaputra, SP.,MP, dalam pengajianya menyampaikan, bagaimana agar kita dapat menghadapi perubahan. Seperti keadaan saat ini, kita tidak tahu akan ada wabah korona yang menyerang Negara kita, namun apapun yang terjadi kita harus siap untuk menerima semua perubahan yang ada. Yang tadinya kita hidup normal seperti biasa, sekarang harus mulai dibiasakan dengan memakai masker, cuci tangan, dan lebih menjaga kebersihan.

“Yang tadinya kita bias belajar secara langsung di sekolah atau di kampus, sekarang kita harus menerima pelajaran kita lewat smartphone beliau berpesan, kita harus mengecek pikiran kita, cara berfikir kita, hati kita, dan selalu hati-hati terhadap apa yang kita pikirkan. Hati-hati terhadap apa yg kita lakukan, karena apa yang kita pikirkan mungkin itu yang akan terjadi pada kita, terang Dr. Ukas.  [Red/ER.]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *