Sambut MaBa, STKIPMKu Siap Cetak Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Kuninganglobal.com STKIP Muhammadiyah Kuningan sambut 400 Mahasiswa Baru (MABA) Tahun 2023/2024 yang berlangsung di Aula Gedung Djarnawi Hadisukumah Lantai III, Kamis (07/09/2023). Berbarengan dengan momentum MASTAMARU Tahun 2023, bertambah pula dua orang dosen bergelar Doktor (Dr) pada Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). Tentunya hal ini akan menjadi modal utama dengan perubahan dari Sekolah Tinggi menuju Universitas.

“Lembaga kampus bukan semata-mata mengarahkan menjadi sarjana saja, melainkan mencetak mahasiswa unggul dan berdaya saing. STKIP Muhammadiyah Kuningan memiliki tujuan untuk mewujudkan Visi Muhammadiyah di bidang Pendidikan Tinggi melalui implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yaitu: Pendidikan dan pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta penguatan al-Islam Kemuhammadiyahan melalui mahasiswa,” tutur Rosid.

Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (MASTAMARU) Tahun 2023 mengusung tema “Aktualisasi Mahasiswa dalam Mewujudkan Generasi Pendidik yang Berkarakter dan Berjiwa Kewirausahaan”. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, dari mulai Kamis-Sabtu (07-09/09/2023).

“Jadilah mahasiswa yang tidak condong sebelah, baik akademik maupun nonakademik. Perihal prestasi, IPK itu penting, tapi softskill dari organisasi kampus itu juga sangat penting sebagai kolaborasi yang cantik. Bangunan hanyalah ruang, megah bagai ilusi. Tapi pola pikir, daya juang dan segala hal tentang manusia kita tetap punya hak yang sama untuk menggapai bintang,” tutur Ayang selaku Ketua Pelaksana MASTAMARU Tahun 2023.

Dalam pembukaan, terdapat 2 (dua) orang perwakilan mahasiswa yang disematkan tanda peserta sebagai simbolis dimulainya kegiatan MASTAMARU 2023 oleh Badan Pengurus Harian (BPH) STKIP Muhammadiyah Kuningan.

Seputar MASTAMARU pada dasarnya merupakan ajang memberi pengenalan, pemahaman mengenai lingkungan kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan. Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut juga ada penyampaian beberapa materi, seminar motivasi, pengenalan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Expo bahkan pentas seni.

Baca Juga:  Paradigma Pendidikan IPS dalam Konteks ke-Indonesiaan

“Semua kemampuan dan keberhasilan dalam melaksanakan apa yang kita inginkan pada dasarnya adalah ilmu pengetahuan, kesunggguhan dalam melaksanakan aktivitas, dan akhlak yang baik. Maka dari itu, seorang pendidik harus memiliki karakter,” tegas Ketua PDM Kabupaten Kuningan.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan, Ustadz Dadan Rochmatun Ramdan, Lc., Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kuningan, Rina Widianingsih, BPH STKIP Muhammadiyah Kuningan, Drs. Rosid Ismail, M.Pd.I, dan Dr. Uci Sanusi, M.Pd., turut hadir pada acara pembukaan MASTAMARU Tahun 2023.

Hadir pula Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd., Wakil Ketua I, Dr. Casnan, M.Si., Wakil Ketua II, Hermawan, M.Si., seluruh Pejabat Struktural, Kepala AUM Kabupaten Kuningan, Ketua ORTOM, Ketua ORMAWA, dan 400 Mahasiswa Baru dari prodi PGSD, PTIK, PJKR, PMTK, PG-PAUD, dan PBSD, (07/08/2023).

Setelah beberapa hari yang lalu, Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd., Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan telah menyelesaikan studi S3. Berbarengan dengan momentum MASTAMARU Tahun 2023, bertambah pula dua orang dosen bergelar Doktor (Dr) pada Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), yaitu Dr. Nanang Mulyana, M.Pd., dan Dr. Iif Firmana, M.Pd.

Kini, STKIP Muhammadiyah Kuningan sudah memiliki 9 (Sembilan) dosen yang sudah bergelar Doktor. Sementara, dosen yang sedang melanjutkan studi S3 berjumlah 19 orang.

“Kampus tercinta STKIP Muhammadiyah Kuningan mendapatkan kabar baik dengan bertambahnya dua Doktor pada Pendidikan Olahraga. Bertambahnya dua Doktor itu, sehingga total SDM dengan kualitasitas Doktor sudah berjumlah sembilan orang. Tentunya jumlah ini akan terus bertambah setiap semester maupun setiap tahun. Mengingat terus bertambah pula para dosen yang sedang melanjutkan ke jenjang S3,” ujar Nanan pada wawancara yang dilakukan di ruangan beliau, Kamis (07/08/2023).

Baca Juga:  3 Nama Mahasiswa PJKR Siap Bertarung di Mumas 2021

Sebagai kampus kolaborasi baik pada level lokal, regional, nasional bahkan internasional, STKIP Muhammadiyah Kuningan selalu terbuka untuk menjalin kerjasama pada institusi level Perguruan tinggi.

“Melalui peningkatan SDM pada level dosen dalam menempuh jenjang S3 menjadi salah satu modal besar untuk peningkatan mutu akademik di kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan yang tidak lama lagi akan merger dengan STIKES Muhammadiyah Kuningan menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan,” tambah Nanan.

STKIP Muhammadiyah Kuningan dengan STIKES Muhammadiyah Kuningan yang sedang melebarkan sayapnya menuju Universitas sudah melalui berbagai tahapan. Mulai dari proses pengajuan penggabungan, mendapatkan hibah penggabungan, melakukan pendampingan oleh DIKTI, dan upload dokumen.

“Perkembangan menuju Universitas telah melalui beberapa tahap, bahkan telah melaksanakan pendampingan mulai Juni-Agustus 2023. Dan sekarang sudah proses penguploadan dokumen pada Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA),” ucap Leni, Kepala Kesekretariatan saat diwawancarai, Kamis (07/08/2023).

Penguploadan dokumen pada SIAGA memiliki beberapa aspek seperti, Aspek Umum, Aspek Hukum, Aspek Keuangan, dan Program Studi.

Setelah menjadi Universitas, akan membuka Program Studi baru diantaranya, Program Studi STI (Sistem dan Teknologi Informasi), Program Studi Hukum, Program Studi Manajemen, Program Studi Fisioterapi, dan Program Studi Peternakan. Dengan hal tersebut tentunya akan menghadirkan 5 (lima) dosen baru dari setiap prodinya. (Deliya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *