PMM STKIPMKu Lakukan Modul Nusantara Modul 1 di Pulau Doom, Papua Barat Daya

Kuningan –Sejak 31 Agustus Pemberangkatan dari Bandara Soekaro Hatta Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan Lakukan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Ke Universitas Muhammadiyah Sorong,Papua. Mahasiswa yang Lolos PMM ini Berjumlah 8 Orang yang terdiri dari : Nuri Putri Laila (PGSD), Putwi Dede Lestari (PGSD), Laela Ferani (PGSD), Mia Sofi (PGSD), Rifqi Ahmad (PGSD), Sulanjana (PTIK), Putri Shela (PMTK), dan Radhin Miftah (PJKR).

Dalam Kegiatan Pertukaran ini Mahasiswa lakukan Modul Nusantara Pertama ke Pulau Doom yang mana Pulau ini Banyak Menyimpan Sejarah Khususnya asal Mula Kota Sorong, tidak hanya itu Mahasiswa juga lebih mengenal Keragaman baik Suku,Adat Istiadat, Agama dan Keseharian Masyarakat disini. “Pulau Doom Memiliki Karakteristik Unik, untuk Lurah disini juga di sebut Kepala Suku”.

Doom merupakan Pusat Pemerintahan Pertama di Kota Sorong. Pulau Doom ini sudah dikenal dan ditinggali sejak Tahun 1800-an lalu sekitar Tahun 1935 Pulau Doom dijadikan sebagai Ibu Kota Pusat Pemerintahan Kota Sorong yang disebut Onderafdeling. Tidak hanya Belanda, Jepang mun pernah merasakan tinggal di Pulau ini. Pada masa perang dunia ke dua, Jepang menjadikan Pulau Doom sebagai Basis Pertahanan mereka di wilayah perairan Hollandia. Tentara Jepang banyak membuat gua-gua yang saling terhubung dengan banyak bunker-bunker pertahanan alas strategi perang Jepang kala itu.

Terdapat beberapa tempat kunjungan bersejarah di Pulau Doom, diantaranya yaitu:

  1. Kantor Distrik (Tempat bersejarah di kota Sorong dan terdapat bangunan Belanda).
  2. Gereja Kristen Belanda (Rumah Ibadah peninggalan Belanda yang tertua di Pulau Doom.
  3. Bunker Peningggalan Jepang (Tempat persembunyian ketika sekutu menyerang.
  4. Gua Japan.

Penulis: Nuri, STKIPMKu

 

 

 

Baca Juga:  Paradigma Pendidikan IPS dalam Konteks ke-Indonesiaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *