Linguistik Historis Komparatif Sebagai Bentuk Pemertahanan Bahasa Sunda

Kuninganglobal.commenyelesaikan penelitian Historis Komparatif basa Sunda di Desa Greged, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Pemilihan Desa Greged sebagai lokasi penelitian tidak hanya didasarkan pada kekayaan warisan budaya dan bahasa Sunda yang terpelihara di masyarakatnya, tetapi juga karena kedudukan strategisnya sebagai perbatasan antara Cirebon dan Kuningan, Jawa Barat.

Penelitian ini mencoba memahami dan merekam data historis Desa Greged melalui bahasa yang digunakan oleh masyarakat, dengan fokus pada perbatasan antara dua kabupaten tersebut. Mahasiswa PBSD menjelajahi sejarah Desa Greged sebagai wilayah perbatasan, menggunakan tiga pendekatan utama, yaitu sinkronis, diakronis, dan komparatif, untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif.

Tujuan utama penelitian ini adalah mencari dan menemukan data historis yang dapat dibandingkan dengan data sejenis dari sumber lain, dengan mempertimbangkan pengaruh perbatasan terhadap perkembangan bahasa dan budaya. Pendekatan sinkronis digunakan untuk memahami kondisi pada titik waktu tertentu, sementara pendekatan diakronis membantu melacak perubahan dan perkembangan sepanjang waktu. Pendekatan komparatif memberikan dimensi tambahan dengan membandingkan data dari Desa Greged dengan data sejenis dari wilayah perbatasan lainnya.

“Hasil penelitian menunjukkan dominasi pendekatan diakronis, yang menyoroti peristiwa dan evolusi sepanjang waktu, khususnya terkait dengan perbatasan antara Cirebon dan Kuningan. Analisis bahasa Sunda mengungkapkan perubahan signifikan dalam kosakata dan tata bahasa, yang mungkin dipengaruhi oleh interaksi budaya di wilayah perbatasan,” ujar Alfina salah satu peneliti dari mahasiswa PBSD Semester 7.

Sebagai dosen Pengampu Mata Kuliah Linguistik Historis Komparatif Ratna juga,”mengucapkan terimakasih kepada Kepala desa Gereged yang telah memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa dalam melaksanakan penelitian. Mahasiswa sangat antusias dalam menggali sejarah perbandingan bahasa karena semata atas dasar penerimaan dan disambut baik oleh masyarakat dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda,” ucapnya.

Baca Juga:  Lembaga AIK STKIPMKu, Siapkan Mahasiswa/i sebagai Pementor Al-Qur’an Berkualitas

“Penelitian ini pun memberikan kontribusi tambahan karena tidak hanya menelaah sejarah  bahasa Sunda di Desa Greged, tetapi juga menggali pengaruh besar  akan perbatasan terhadap perkembangan bahasa dan budaya. Alhasil, penelitian ini diharapkan dapat menjadi titik awal untuk pemahaman lebih lanjut tentang dampak geografis terhadap warisan budaya dan bahasa di wilayah perbatasan,” tambahnya.

Penulis: AlfR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *